Penerjemahan dan Penafsiran AlquranReviewed by Ajibs on Jun 28Rating:
Upaya untuk mengetahui isi & maksud Alquran sudah menghasilkan proses penerjemahan dan penafsiran (lebih dalam, mengupas makna) dalam berbagai bahasa. Namun demikian hasil usaha itu dianggap sebatas usaha manusia & bukan usaha dalam menduplikasi atau menggantikan teks yang asli dalam bahasa Arab. Kedudukan terjemahan dan tafsir yang dihasilkan tidak sama dengan Alquran.
Terjemahan
Terjemahan Alquran merupakan hasil usaha penerjemahan secara literal teks Alquran yang tidak disertai dengan usaha interpretasi lebih jauh. Terjemahan secara literal tidak boleh dianggap sebagai arti sesungguhnya dari Alquran. Karena Alquran menggunakan suatu lafadzh dengan berbagai gaya & untuk suatu tujuan yang bervariasi; terkadang untuk arti hakiki, terkadang pula untuk arti kiasan atau arti dan tujuan lainnya.
Terjemahan dalam bahasa Indonesia di antaranya dilaksanakan oleh:
- Alquran dan terjemahannya, oleh Departemen Agama Republik Indonesia, terdapat 2 edisi revisi, yakni tahun 1989 dan 2002
- Terjemah Alquran oleh Prof. Mahmud Yunus
- An-Nur oleh Prof. Dr. T.M. Hasbi Ash-Siddieqy
- Al-Furqan oleh A. Hassan, Guru Persatuan Islam
Terjemahan dalam bahasa Inggris antara lain dilaksanakan oleh:
- The Holy Quran: Text, Translation and Commentary, by Abdullah Yusuf Ali
- The Meaning of the Holy Quran, oleh Marmaduke Pickthall
Terjemahan dalam bahasa daerah Indonesia di antaranya dilaksanakan oleh:
- Quran Kejawen (bahasa Jawa), oleh Kemajuan Islam Jogyakarta
- Qur’an Suadawiah (bahasa Sunda)
- Quran bahasa Sunda oleh K.H. Qomaruddien
- Al-Ibriz (bahasa Jawa), oleh K. Bisyri Mustafa Rembang Jawa Tengah
- Al-Qur’an Suci Basa Jawi (bahasa Jawa), oleh Prof. K.H.R. Muhamad Adnan
- Al-Amin (bahasa Sunda)
- Terjemahan Alquran dalam bahasa Bugis (huruf lontara), oleh KH Abdul Muin Yusuf (Pimpinan Pondok Pesantren Al-Urwatul Wutsqaa Benteng Sidrap Sulsel)
Tafsir
Upaya penafsiran Alquran telah berkembang sejak semasa hidup Nabi Muhammad SAW, saat itu para sahabat tinggal menanyakan kepada sang Nabi Muhammad SAW jika memerlukan penjelasan atas ayat tertentu. Lalu kemudian setelah wafatnya Nabi Muhammad SAW sampai saat ini usaha menggali lebih dalam ayat-ayat Alquran terus berlanjut. Pendekatan atau metodologi yang digunakan juga sangat beragam sekali, mulai dari metode analitik, tematik, hingga dengan metode perbandingan antar ayat. Corak yang timbul dan dihasilkan juga beragam hasilnya, terdapat tafsir dengan corak sastra – bahasa, sastra – budaya, filsafat dan teologis bahkan corak ilmiah.
Dapatkan paket umroh ramadhan bersama Travel Umroh Bandung – PT. Cheria Travel.
Kata Kunci Terkait:
penafsiran al quran, al quran dan terjemahan dalam bahasa inggris, terjemah alquran bahasa bugis, terjemahan alquran bahasa jawa, terjemahan alquran dalam bahasa jawa, terjemahan alquran dalam bahasa sunda, terjemahan dlm bhs inggris surat al kautsar, terjemahan quran prof mahmud yunus surat al alaq, Terjenah al kaurshar bhs inggris, terzemah basa sunda surat albakoroh,
Artikel terkait Penerjemahan dan Penafsiran Alquran (Klik pada gambar)
Alquranul Karim Kitab Suci Agama Islam Alquran ialah kitab suci agama Islam. Umat Islam percaya bahwa Alquran adalah puncak & penutup wahyu Allah yang diperuntukkan untuk manusia dan bagian dari rukun iman, yang disampaikan kepada Nabi Muhammad SAW, melalui perantaraan Malaikat Jibril. Sebagai wahyu pertama yang diterima oleh Rasulullah SAW, sebagaimana yang terdapat dalam surat Al-Alaq ayat 1-5. Ditinjau dari segi kebahasaan, ...
Alquran memberikan dorongan yang besar dalam mempelajari sejarah secara adil, objektif dan tidak memihak. Maka dari itu tradisi sains Islam seutuhnya mengambil sumber inspirasi dari Alquran, sehingga umat Muslim bisa membuat sistematika penulisan sejarah yang lebih mendekati landasan penanggalan astronomis. Penurunan Alquran Alquran tidak turun sekaligus langsung. Alquran turun secara bertahap dan berkala selama 22 tahun 2 bulan 22 hari. Pada umumnya para ulama membagi masa turun ini menjadi dua periode, yakni ...
Terdapat 2 pendapat tentang hukum menyentuh Alquran terhadap seseorang yang dalam keadaan sedang junub / jinabah, perempuan haid dan nifas. Menurut pendapat pertama mengemukakan bahwa bila seseorang sedang mengalami situasi tersebut tidak boleh menyentuh Alquran sebelum bersuci (dalam keadaan suci). Sedangkan menurut pendapat kedua mengemukakan bahwa boleh dan sah saja untuk menyentuh Alquran, karena tidak ada dalil yang menguatkannya. Sebelum menyentuh ...
Surat, Ayat dan Ruku Alquran terdiri dari 114 bagian yang dikenal dengan sebutan atau nama surah (surat). Setiap surat akan terdiri dari beberapa ayat, dengan surat terpanjang sebanyak 286 ayat yakni surat Albaqarah dan yang terpendek hanya mempunyai 3 ayat yaitu surat Alkautsar, Annasr dan Alașr. Surat-surat yang panjang tersebut terbagi lagi atas subbagian lagi yang disebut ruku yang membahas ...