Struktur dan Pembagian Al-Qur’an

Surat, Ayat dan Ruku

Alquran terdiri dari 114 bagian yang dikenal dengan sebutan atau nama surah (surat). Setiap surat akan terdiri dari beberapa ayat, dengan surat terpanjang sebanyak 286 ayat yakni surat Albaqarah dan yang terpendek hanya mempunyai 3 ayat yaitu surat Alkautsar, Annasr dan Alașr. Surat-surat yang panjang tersebut terbagi lagi atas subbagian lagi yang disebut ruku yang membahas tema dan atau topik tertentu.

Makkiyah dan Madaniyah

Adapun menurut tempat diturunkannya, setiap surat tersebut dibagi ke dalam surat-surat Makkiyah (surat Mekkah) dan Madaniyah (surat Madinah). Klasifikasi ini didasarkan pada tempat dan waktu penurunan surat dan ayat tertentu di mana surat-surat yang turun sebelum Rasulullah SAW hijrah ke Madinah digolongkan ke dalam surat Makkiyah sedangkan setelah itu tergolong surat Madaniyah. Surat yang turun di Makkah pada umumnya suratnya pendek-pendek, berisikan tentang prinsip-prinsip keimanan dan akhlak, panggilannya ditujukan kepada dan untuk manusia. Sedangkan yang turun di Madinah pada umumnya suratnya panjang-panjang, menyangkut atau berisikan tentang peraturan-peraturan yang mengatur hubungan seseorang dengan Tuhan atau seseorang dengan lainnya (syariah). Pembagian berdasar fase sebelum dan sesudah hijrah ini lebih tepat, sebab ada surat Madaniyah yang turun di Mekkah.

Juz dan Manzil

Pada skema pembagian lain, Alquran juga terbagi menjadi 30 bagian dengan panjang sama yang dikenal dengan nama juz. Pembagian ini memudahkan bagi mereka yang ingin menuntaskan bacaan Alquran dalam 30 hari (satu bulan). Pembagian lain yaitu manzil; memecah Al-Qur’an menjadi 7 bagian dengan tujuan penyelesaian bacaan dalam 7 hari (satu minggu). Kedua jenis pembagian ini tidak memiliki hubungan dengan pembagian subyek bahasan tertentu.

Menurut Ukuran Surat

Lalu kemudian dari segi panjang-pendeknya, surat-surat yang terdapat di dalam Alquran terbagi menjadi empat bagian / termin, yakni:

  • Assabuththiwaal (tujuh surat yang panjang). Yaitu Surat Albaqarah, Alimran, Annisa, Alaraaf, Alanam, Al Maaidah dan Yunus
  • Almiuun (seratus ayat lebih), seperti Hud, Yusuf, Mumin dan sebagainya
  • Almatsaani (kurang sedikit dari seratus ayat), seperti Alanfaal, Alhijr dan sebagainya
  • Almufashshal (surat-surat pendek), seperti Adhdhuha, Alikhlas, Alfalaq, Annas dan sebagainya

Hubungan Alquran dengan Kitab-Kitab Lain

Berkaitan dengan adanya kitab-kitab yang dipercayai diturunkan kepada nabi-nabi sebelum Nabi Muhammad SAW dalam Agama Islam (Taurat, Zabur, Injil, Lembaran Ibrahim), Alquran dalam beberapa ayatnya menegaskan posisinya terhadap kitab-kitab tersebut. Berikut ini adalah pernyataan Alquran yang tentunya menjadi doktrin bagi umat Islam terkait akan hubungan Alquran dengan kitab-kitab tersebut:

  • Bahwa Alquran menuntut kepercayaan umat Islam terhadap eksistensi kitab-kitab tersebut. Alquran Surat (2:4)
  • Bahwa Alquran diposisikan sebagai pembenar dan batu ujian (verifikator) bagi kitab-kitab sebelumnya. Alquran Surat (5:48)
  • Bahwa Alquran menjadi referensi untuk menghilangkan perselisihan pendapat antara umat-umat rasul yang berbeda. Alquran Surat (16:63-64)
  • Bahwa Alquran meluruskan sejarah. Dalam Alquran terdapat cerita-cerita mengenai kaum dari rasul-rasul terdahulu, dan juga mengenai beberapa bagian tentang kehidupan para rasul tersebut. Cerita tersebut pada beberapa aspek penting berbeda dengan versi yang terdapat pada teks-teks lain yang dipunyai baik oleh Yahudi maupun Kristen.

http://id.wikipedia.org/wiki/Al_Qur%27an

Kata Kunci Terkait:

pembagian juz dalam al quran, PEMBAGIAN ALQURAN, klasifikasi panjang pendeknya ayat al quran, pembagian surat dalam juz alquran, pembagian surat dalam juz alqur\an, pembagian surat ditinjau dari panjang pendeknya ayat, pembagian surat surat dalam al quran menurut panjang pendeknya surat, pembgian alkur an 30 juz, pemgian juz dalam alquran, penggolongan surat dalam al-quran,